Minggu, 29 November 2020

Gara-gara Keripik Nyangkut di Gigi Bungsu, Berakhir Operasi (Gigi Impaksi)

         Hai~

Kembali lagi dengan aku wkwkwkk 

Kali ini aku ada cerita tentang pengalaman menjalani operasi gigi bungsu/graham. ternyata permasalahan mengenai gigi itu tidak seremeh itu hlooo~

Emang sih kalau gigi itu terlihat seperti hal yang remeh tapi tidak seperti itu esmeraldah! ternyata gigi lebih rumit dari yang dibayangkan karena disana banyak sekali yang menghubungkan dengan syaraf-syaraf. penting . Okay mari simak ceritaku yakkk hehee

Agustus 2020

Hari minggu, awal mula dari permaslahan karena makan keripik dan terselip dengan si gigi bungsu! Gusi jadi bengkak dan tidak nyaman untuk mengunyah, setelah merasa tidak nyaman pada hari jum'at diriku memutuskan untuk mengunjungi dokter gigi mempertanyakan permasalahanku yang terjadi. Kemudian dokter mendianogsa  dengan Gigi Impaksi dan mengatakan harus segera diangkat! tapi harus di rontgen gigi. Lalu dokter membuat surat rujukan untuk melakukan rontgen ke RSUD karena RS yang aku datangi belum memiliki alat rontgen giginya.

    Singkat cerita pada hari sabtu sampailah diriku ke RSUD yang telah dirujuk dan melakukan rontgen gigi, dokter disitu mengatakan memang benar diriku menderita impaksi gigi ada 2 dan letaknya dibawah. kemudian dokter menyarakan untuk dilakukan operasi pengangkatan gigi bungsu tersebut dan lagi-lagi harus dirujuk ke rumah sakit lainnya karena dokter spesialis bedah mulutnya sedang cuti panjang. Alhasil jadilah pindah RS lagi.

    Hari senin bertemulah dengan dokter pada RS rujukan selanjutnya, disini berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah mulutnya dan langsung ditentukan jadwal operasinya. Waw, terkejoet aku! (Btw jangan lupa bawa foto rontgennya yaks!) 

Aku dapet tanggal 28 Agustus 2020 dan harus konfirmasi minimal H-7 maksimal H-3. Btw, H-7 aku konfirmasi ke poli bedah mulut untuk menanyakan adanya perubahan jadwal atau tidak dan katanya tidak ada, nahh H-3 ditelepon oleh poi bedah mulutnya mengatakan dokternya ada dinas luar jdi jadwal diundur 2 minggu. Finally, dapat tanggal pastinya 9 September 2020 jadi pada tanggal 8 September sudah masuk RS untuk mondok.

9 September 2020

Aku datang ke RS bareng ibu tanggal 8 September untuk registrasi ulang dapet di Kamar Seruni, dan setelah maghrib perawat datang memberi tahu untuk puasa mulai jam 04.30 WIB karena dapat jadwal operasi jam 10.30 WIB. Besoknya sekitar jam 07.00 WIB dokter kunjungan, kemudian jam 08.00 WIB aku dibawa ke ruang tunggu operasi.
Nahhhh disini ada melow2nya, aku nangis gara-gara liat ada bayi yang baru berumur 3 hari dah harus mengikuti operasi besar :( denger ceritanya aja mewek akutuh.. Disitu nunggu bareng pasien lainnya juga btw, aku juga dapet temen yang sama2 mau operasi gigi impaksi, namanya mba Kristina dan tau ga? mba Kristina operasi gigi impaksinya 4, 2 diatas dan 2 dibawah sedangkan aku (Alhamdulillah) hanya diambil 2 gigi dibawah karena yang bener2 mengganggu hanya 2 dibawah.

Singkat cerita datanglah giliran aku untuk operasi, aku dipanggil buat masuk ke ruang OK.
Wahhhhh seumur hidupku baru pertama masuk ruang OK ternyata bersih syekali sampai silauuu dan dingin berasa masuk kulkas 😂
Oh iya aku juga masih inget masuk ruang OK 11, terus disuruh tidur dimeja operasi. Okay karena diriku dibius total/umum sebelum dibius diajak ngobrol dulu becanda gitu... ditanyain juga ada riwayat alergi obat atau tidak, ya karena aku ada riwayat alergi obat tapi tidak tau obat apa jadi aku bilang ada tapi ga tau obat apa. Alhasill diberi obat anti alergi dosis tinggi, mantappp! wkwkkk
Btw, pas lagi ngobrol inilah ternyata sedang dimasukin obat biusnya gais... tiba-tiba mata berasa beratt dan saat itu aku masih sempet ngitung wkwkk hitungan ke 3 dahh gelap dan ga kerasa apa2.
Setelah selesai dioperasi, posisi diriku masih setengah sadar dan sepertinya dibawa ke ruang pemulihan dahulu.
Nahhh disini nihh, pas masih setengah sadar aku batuk2 gitu dan nangis juga karena posisi masih lemes banget juga mata berat banget. Ampe pas diberi penghangat tubuh disuruh pegang aja ga kuat.
Oh ya balik lagi, pas lagi batuk2 dan nangis ini sempet bikin dokter panik, ya gimana donk karena posisi didalem tenggorokkan berasa gatel pake banget, kering dan dada terasa berat banget buat nafas berasa beku mau ngomong aja ga bisa jadi ya bisanya cuma nangis dan batuk. Hehee
Setelah itu dibawa kembali ke kamar rawat inap, kemudian dikasih air hangat buat ngilangin gatal ditenggorokkan.

Besok paginya, masih batuk2 sampai dokter kunjungan ke kamar inap menjelaskan perihal efek pasca operasi pada tubuhku. katanya tenggorokanku sensitif banget untuk dimasukkan benda asing seperti selang intubasi. kata dokter sih pas operasi saturasi oksigenku sempet turun ke 70% makanya dipasangkan intubasi gitu. Serem juga ternyata saturasi oksigen sampai turun ke 70% bisa fatal banget kalo ga ditangani dokter yang profesional, taruhannya nyawa cuyy bisa lewat nyawaku dan alhamdulillah selamet sampe sekarang! 😇
Btw, setelah 3 hari mondok di RS sudah diperbolehkan pulang dan disuruh kontrol lagi seminggu kemudian untuk cek jahitan dan keluhan yang mungkin dirasakan.

Warning!
Please! Aku menghimbau kepada seluruh warganet kalo mau cabut/operasi gigi ke dokter ahli dibidangnya!
Jangan yang 'katanya' dokter A itu serba bisa nangangin penyakit, please jangan!
Soalnya taruhannya itu nyawa hlo! kalo masih sayang nyawa ku yakin pasti kalian tau akan datang ke dokter ahli dibidangnya.

Mau kasih tau juga selama aku periksa dan operasi gigi impaksi semua biaya ditanggung BPJS Kesehatan jadi aku tidak mengeluarkan uang sepeserpun. 
Fyi, aku dikasih tau kalau mau pake umum/tanpa asuransi biaya operasi gigi impaksi untuk 1 gigi nominalnya 2jt dan itu belum termasuk biaya konsultasi, obat dan rawat inap jadi aku sarankan pakai asuransi aja yaks biar ringan dibiaya tapi kalau memang ada rejeki tidak apa2 juga kok tanpa asuransi.

Okay, thank u!
Udah mau membaca ceritaku sampai selesai, semoga membantu yaks!


Stay safe and stay healthy guys!

Tidak ada komentar:

Lirik lagu Gisella-Cara Melupakanmu

Sendiri dalam fikirku Terkurung ruang dan waktu Melihat setiap kata Terucap dari mulutmu Berharap ada tentangku Istimewa dimatamu Tap...